Thanks

Thanks

Senin, 29 September 2014

Worksheet 3 : Audit Sistem Informasi


Mata Kuliah  : Audit Sistem Informasi

Topik             : Mutu Audit



Jelaskan apa yang Anda ketahui tentang Critical Success Factor (CSF) dalam studi audit sistem informasi?.  Carilah jawaban Anda melalui internet atau referensi lain dan sebutkan dari mana (referensi) jawaban Anda tersebut?

Jawaban:

Critical success factors (CSF) merupakan sebuah strategi analisa yang membantu seorang manajer untuk mencapai tujuan dari perusahaan, termasuk faktor-faktor yang akan mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan pencapaian tujuan.

Critical Success Factor (CSF) digunakan sebagai batasan untuk menentukan kriteria pengukuran kinerja bagi setiap proses. Dimana, kriteria tersebut dilambangkan dengan indikator-indikatornya yaitu indicator sasaran dan indicator kinerja. Critical Success  Factor  dan  indikator-indikator yang berelasi  ditentukan  dari  COBIT.  Penentuan indikator sasaran dan indikator kinerja dari sistem informasi  dilakukan  agar  aktivitas-aktivitas terkendali  sehingga  memberikan  jaminan  bahwa sasaran proses IT tersebut tercapai.





Jelaskan apa yang Anda ketahui tentang Key Goal Indicator (KGI) dalam studi audit sistem informasi?.  Carilah jawaban Anda melalui internet atau referensi lain dan sebutkan dari mana (referensi) jawaban Anda tersebut?

Jawaban

Key Goal Indicators (KGI) adalah sasaran atau target yang ingin dicapai oleh sebuah proses atau aktivitas di dalam perusahaan.

Key Goal Indicator (KGI) merupakan indikator sasaran dan Penentuan indikator sasaran dari sistem informasi  dilakukan  agar  aktivitas-aktivitas terkendali  sehingga  memberikan  jaminan  bahwa sasaran proses IT tersebut tercapai.





Jelaskan apa yang Anda ketahui tentang Key Performance Indicator (KPI) dalam studi audit sistem informasi?.  Carilah jawaban Anda melalui internet atau referensi lain dan sebutkan dari mana (referensi) jawaban Anda tersebut?



Jawaban

Key Performance Indicators (KPI) merupakan matrik finansial maupun non finansial yang digunakan oleh perusahaan untuk mengukur performa kinerjanya. Key Performance Indicator biasanya digunakan untuk menilai kondisi suatu bisnis serta tindakan apa yang diperlukan untuk menyikapi kondisi tersebut.

Key Performance Indicators (KPI) merupakan indikator kinerja dan Penentuan indikator kinerja dari sistem informasi  dilakukan  agar aktivitas-aktivitas terkendali  sehingga  memberikan  jaminan  bahwa sasaran proses IT tersebut tercapai.

Sumber:





Menurut framework COBIT, tingkat maturity terdiri dari enam level antara 0 sampai level 5. Jelaskan arti masing-masing level?

Jawaban

Level 0 (Non-existent) merupakan tingkat paling kecil, dimana tidak terdapat proses terkait sama sekali.

Level 1 (Initial/Ad Hoc), tahap dimana manajemen sadar akan pentingnya diperhatikan proses terkait, tetapi implementasi yang terjadi masih bersifat reaktif, sesuai dengan kebutuhan mendadak yang ada dan tidak terorganisir.

Level 2 (Repeatable but Intuitive),  tahap dimanan manajemen telah memiliki pola untuk mengelola proses terkait berdasarkan pengalaman yang berulang yang pernah dilakukan sebelumnya. Namun, pola tersebut belum terstandarisasi.

Level 3 ( Defined Process), tahap dimana manajemen telah berhasil menciptakan standar baku pengelolaan proses terkait walaupun belum dilakukan secara terintegrasi.

Level 4 (Managed and Measurable), tahap dimana kegiatan dan standar yang ada telah diterapkan secara formal dan terintegrasi. Serta terdapat indicator sebagai pengukur kemajuan kinerja secara kuantitatif bagi pihak manajemen.

Level 5 (Optimised), tahap dimamna manajemen telah berkomitmen terhadap proses yang ada agar dapat menjadi sebuah best practice yang selalu dikembangkan. Tahap ini telah terdapat pengrtian yang menyeluruh mengenai pengelolaan TI dan solusinya.

Sumber:




Apa yang Anda ketahui tentang Balance Score Card? Jika perlu, sertakan gambar/bagan yang memperjelas jawaban Anda.

Jawaban

Balance Score Card merupakan pengukuran kinerja perusahaan yang modern dengan mempertimbangan empat perspektif (yang saling berhubungan) yang merupakan penerjemahan strategi dan tujuan yang ingin dicapai oleh suatu perusahaan dalam jangka panjang, yang kemudian diukur dan dimonitor secara berkelanjutan.

Balanced Score card muncul ketika adanya pergeseran tingkat persaingan bisnis dari industrial competition ke information competition, sehingga mengubah alat ukur atau acuan yang dipakai oleh perusahaan untuk mengukur kinerjanya.

Sumber:



Tidak ada komentar:

Posting Komentar