Dalam kehidupan sehari–hari, iklim
memiliki pengaruh yang cukup besar pada jenis tanaman dan pertumbuhan tanaman
untuk dibudidayakan pada suatu kawasan. Dengan kondisi iklim tertentu dapat
menyebabkan produktivitas tanaman menjadi naik ataupun turun. Dengan adanya
pengaruh iklim terhadap pertumbuhan tanaman para petani perlu mengetahui
kecocokan tanaman pada kondisi iklim di kawaasan tersebut.
Ilmu klimatologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang iklim seperti perubahan iklim masa lalu dan masa depan. Kondisi iklim memiliki beberapa unsur atau komponen diantaranya adalah suhu, angin, kelembaban, penguapan, curah hujan, serta lama dan intensitas penyinaran matahari. Unsur-unsur yang memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan tanaman antara lain tempratur udara (oC), kelembaban udara (%), intensitas cahaya (W/m2), dan curah hujan (mm). Dengan adanya data-data dari komponen iklim dan data-data dari syarat tumbuh tanaman maka dapat diketahui seberapa besar pengaruh iklim terhadap tanaman dan yang akan berpengaruh pula pada hasil produksi tanaman tersebut.
Dengan data mining dapat dilakukan analisis terhadap data yang telah terkumpul. Data mining sangat berhubungan erat dengan analisis data untuk mencari pola dan kesamaan dalam sekumpulan data dengan teknik atau metode tertentu. pada penelitian ini metode yang digunakan adalah metode naive bayes karena performanya yang kompetitif dalam proses klasifikasi walaupun menggunakan atribut independent. Selain itu, keakuratan yang dimiliki oleh naive bayes lebih kuat dari pada metede klasifikasi yang lainnya. Klasifikasi sendiri merupakan proses awal dari pengelompokan data. Studi kasus pada penelitian ini adalah penentuan pengaruh iklim terhadap pertumbuhan tanaman di Kabupaten Bantul, sehingga dari penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan suatu perkiraan jenis tanaman dengan pertumbuhan yang sesuai atau cocok dengan kondisi iklim di daerah Bantul. Selain itu, dari penelitian ini diharapkan mampu memberikan saran kepada petani di Kabupaten Bantul terkait jenis tanaman yang sesuai atau cocok dengan iklim di daerah tersebut.
Data mining merupakan analisis dari peninjauan kumpulan data untuk menemukan hubungan yang tidak diduga dan meringkas data dengan cara yang berbeda dengan sebelumnya, yang dapat dipahami dan bermanfaat bagi pemilik data.
Klasifikasi adalah suatu proses pengelompokan data yang didasarkan pada ciri-ciri tertentu kedalam kelas-kelas yang telah ditentukan. Klasifikasi juga merupakan proses pencarian sekumpulan model yang membedakan kelas data dengan tujuan agar dapat digunakan untuk memprediksi kelas dari suatu obyek yang belum diketahui kelasnya. Klasifikasi memiliki dua proses yaitu membangun model klasifikasi dari sekumpulan kelas data yang sudah didefinisikan sebelumnya (training data set) dan menggunakan model tersebut untuk klasifikasi tes data serta mengukur akurasi dari model tersebut.
Naïve Bayes adalah salah satu Algoritma Klasifikasi yang populer dan memiliki performa yang kompetitif dalam proses klasifikasi walaupun menggunakan asumsi keidependenan atribut (tidak ada kaitan antar atribut). Naïve bayes merupakan sebuah metode klasifikasi turunan dari metode teorema Bayes.
Teorema Bayes merupakan sebuah
pendekatan untuk sebuah ketidaktentuan yang diukur dengan probabilitas. Selain
itu, teorema bayes digunakan untuk klasifikasi data didasarkan pada nilai
kemungkinan. Teorema bayes yang hanya dibatasi oleh dua buah kejadian dapat
diperluas untuk kejadian n buah.
Selengkapnya dapat dilihat pada Jurnal
http://journal.uii.ac.id/index.php/Snati/article/view/3126
Tidak ada komentar:
Posting Komentar