Thanks

Thanks

Senin, 29 September 2014

PENENTUAN PENGARUH IKLIM TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN DENGAN NAÏVE BAYES


Dalam kehidupan sehari–hari, iklim memiliki pengaruh yang cukup besar pada jenis tanaman dan pertumbuhan tanaman untuk dibudidayakan pada suatu kawasan. Dengan kondisi iklim tertentu dapat menyebabkan produktivitas tanaman menjadi naik ataupun turun. Dengan adanya pengaruh iklim terhadap pertumbuhan tanaman para petani perlu mengetahui kecocokan tanaman pada kondisi iklim di kawaasan tersebut.

Ilmu klimatologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang iklim seperti perubahan iklim masa lalu dan masa depan. Kondisi iklim memiliki beberapa unsur atau komponen diantaranya adalah suhu, angin, kelembaban, penguapan, curah hujan, serta lama dan intensitas penyinaran matahari. Unsur-unsur yang memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan tanaman antara lain tempratur udara (oC), kelembaban udara (%), intensitas cahaya (W/m2), dan curah hujan (mm). Dengan adanya data-data dari komponen iklim dan data-data dari syarat tumbuh tanaman maka dapat diketahui seberapa besar pengaruh iklim terhadap tanaman dan yang akan berpengaruh pula pada hasil produksi tanaman tersebut.

Dengan data mining dapat dilakukan analisis terhadap data yang telah terkumpul. Data mining sangat berhubungan erat dengan analisis data untuk mencari pola dan kesamaan dalam sekumpulan data dengan teknik atau metode tertentu. pada penelitian ini metode yang digunakan adalah metode naive bayes karena performanya yang kompetitif dalam proses klasifikasi walaupun menggunakan atribut independent. Selain itu, keakuratan yang dimiliki oleh naive bayes lebih kuat dari pada metede klasifikasi yang lainnya. Klasifikasi sendiri merupakan proses awal dari pengelompokan data. Studi kasus pada penelitian ini adalah penentuan pengaruh iklim terhadap pertumbuhan tanaman di Kabupaten Bantul, sehingga dari penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan suatu perkiraan jenis tanaman dengan pertumbuhan yang sesuai atau cocok dengan kondisi iklim di daerah Bantul. Selain itu, dari penelitian ini diharapkan mampu memberikan saran kepada petani di Kabupaten Bantul terkait jenis tanaman yang sesuai atau cocok dengan iklim di daerah tersebut.



Data mining merupakan analisis dari peninjauan kumpulan data untuk menemukan hubungan yang tidak diduga dan meringkas data dengan cara yang berbeda dengan sebelumnya, yang dapat dipahami dan bermanfaat bagi pemilik data.

Klasifikasi adalah suatu proses pengelompokan data yang didasarkan pada ciri-ciri tertentu kedalam kelas-kelas yang telah ditentukan. Klasifikasi juga merupakan proses  pencarian sekumpulan  model  yang membedakan  kelas  data  dengan  tujuan agar dapat digunakan untuk memprediksi kelas dari suatu obyek yang belum diketahui kelasnya. Klasifikasi  memiliki  dua  proses  yaitu  membangun  model  klasifikasi  dari sekumpulan kelas data yang sudah didefinisikan sebelumnya (training data set) dan  menggunakan  model  tersebut  untuk  klasifikasi  tes  data  serta  mengukur akurasi  dari  model tersebut. 

Naïve Bayes adalah salah satu Algoritma Klasifikasi yang populer dan memiliki performa yang kompetitif dalam proses klasifikasi walaupun menggunakan asumsi keidependenan atribut (tidak ada kaitan antar atribut). Naïve bayes merupakan sebuah metode klasifikasi turunan dari metode teorema Bayes.
Teorema Bayes merupakan sebuah pendekatan untuk sebuah ketidaktentuan yang diukur dengan probabilitas. Selain itu, teorema bayes digunakan untuk klasifikasi data didasarkan pada nilai kemungkinan. Teorema bayes yang hanya dibatasi oleh dua buah kejadian dapat diperluas untuk kejadian n buah.
 

Selengkapnya dapat dilihat pada Jurnal http://journal.uii.ac.id/index.php/Snati/article/view/3126

Tidak ada komentar:

Posting Komentar